Pages

Rabu, 04 November 2015

Pertumbuhan Ekonomi dan Kerusakan Lingkungan

    Meskipun zaman sekarang lebih sering dikatakan sebagai zaman ketika manusia bisa membangun tanpa menyebabkan kerusakan pada alam, masih juga terdapat banyak pandangan keras yang menentang anggapan demikian. Pembangunan mengutamakan pertumbuhan ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi tidak dimungkinkan jika tidak ada industri yang rakus mengonsumsi sumber-sumber energi. Dan saat ini, keragaman barang yang dibutuhkan manusia telah berkembang secara drastis dibandingkan dengan masa lalu.  Manusia memerlukan kebutuhan hidup yang tidak hanya menyangkut barang-barang primer seperti pangan dan papan tapi juga beragam fasilitas dan barang-barang mewah lain seperti handphone, laptop, mobil, dan sebagainya. Menyediakan manusia dengan barang-barang yang beraneka ini memerlukan eksploitasi sumber-sumber alam. Akibatnya, sumber-sumber energi yang kita gunakan saat ini menyebabkan polusi sehingga pertumbuhan ekonomi hampir tidak dapat menghindarkan diri dari kerusakan lingkungan.

    Salah satu aspek dari pertumbuhan ekonomi yang paling berpengaruh terhadap lingkungan adalah pendirian pabrik-pabrik industri besar yang dimaksudkan untuk menghasilkan lebih banyak barang dan produk dengan produksi yang lebih tinggi. Pabrik-pabrik ini menghasilkan banyak limbah baik dalam bentuk cair maupun gas. Limbah cair sering dibuang di sungai atau pun danau air tawar, sedangkan gas buang dilepaskan ke atmosfir.  Limbah cair menyebabkan polusi air yang merusak ekosistem perairan. Gas buang menimbulkan polusi di atmosfir yang dalam jangka panjang akan berdampak pada kesehatan bagi manusia dan binatang juga yang lebih jelas akan menimbulkan efek global warming. Gas buang industri ini juga menyebabkan penurunan kualitas lapisan ozon yang merupkan salah satu penyebab dari pemanasan global.

    Sumber-sumber energi yang umumnya digunakan saat ini dianggap sebagai penyebab polusi terbesar bagi lingkungan hidup. Tingkat pertumbuhan industri yang intensif juga menyebabkan konsumsi energi yang terus meningkat. Orang bisa saja mengatakan bahwa solusinya terletak pada penggunaan dari apa yang disebut sebagai sumber-sumber energi terbarukan seperti gelombang laut, geothermal, atau angin. Sumber-sumber energi ini lebih disukai karena ramah lingkungan, namun di saat bersamaan mereka memiliki beberapa kekurangan yang kritikal. Salah satunya adalah instalasinya yang berbiaya sangat mahal. Di samping itu, energi ini kurang efektif ketimbang energi fosil dan memerlukan kemauan politik yang kuat untuk memulainya. Beralih dari satu sumber energi ke sumber energi lain juga memerlukan waktu lama yang harus ditanggung manusia untuk mendukung peralihan ini. Di negara kita negara yang demokratis, meyakinkan orang untuk menerima sumber energi alternatif ini merupakan tantangan yang tidak mudah ditaklukkan.

Secara simultan, seandainya diterapkan, sumber-sumber energi terbarukan masih belum dapat memecahkan persoalan dari kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Untuk menghasilkan energi yang menguntungkan secara ekonomi, misalnya dengan menggunakan sumber-sumber geothermal atau gelombang air, kadang-kadang memunculkan penyimpangan alam di mana sumber energi tersebut dibangun. Penyimpangan ini mahal dan berdampak buruk yang mendasar pada lingkungan. Penerapan energi angin memerlukan penghambatan arus angin yang mengalir secara alami guna mendapatkan kekuatan arus angin yang diharapkan dan yang kita tau sekarang ini angin di daerah kalimantan timur ini tidaklah cukup untuk menghasilkan energi yang berbahan dasar angin, jadi kita bukannya tidak bisa memanfaatkan sumber daya ini tetapi lebih tepatnya belum memadai. Beda lagi kalau di gunakan di daerah sekitaran pantai yang tenaga anginnya jauh lebih kencang daripada di daerah kalimantan khususnya balikpapan.

  Bisa kita lihat, pertumbuhan ekonomi terkait dengan kerusakan lingkungan, dan pada tingkat pembangungan sekarang ini, manusia sulit menolak untuk tidak menyakiti alam. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti belum dapat menggunakan sumber-sumber energi alternatif dan mahalnya sumber-sumber ini untuk dibangun. Namun alasan yang paling penting adalah bahwa pertumbuhan ekonomi yang terus-menerus menyebabkan peningkatan tingkat produksi industri. Semakin banyak produksi industri, semakin banyak sumber-sumber energi fosil yang dibutuhkan. Karena penggunaan energi ini menyebabkan polusi yang parah, dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak terpisahkan dari kerusakan terhadap lingkungan
 

Senin, 24 November 2014

Misteri Cara Pembangunan Piramid Terpecahkan

Keajaiban dunia islam – Siapa tidak tau piramid di mesir. Bangunan megah peninggalan bangsa mesir kuno yang menyimpan banyak misteri diluar pemahaman manusia bahkan untuk manusia modern saat ini. Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari peninggalan bangsa kuno tersebut. Coba saja pikir, bagaimana cara membangun bangunan sebesar piramid dengan keterbatasan teknologi saat itu dibanding zaman modern seperti sekarang ini. Batu – batu besar yang digunakan serta cara memindahkannya.
Pertanyaan umum yang biasa kita dapati adalah bagaimanan bangsa mesir kuno mengangkat batu – batu besar ke puncak piramid. Untuk itu pada postingan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai keajaiban dunia islam yang akan menjawab pertanyaan tersebut. Keajaiban terbesar umat islam adalah Al Qur’an. “Lalu hubungannya apa dengan piramid di mesir?”. Subhanalloh, tuhan telah benar – benar menunjukan bahwa Al Qur’an merupakan firmannya yang memberi petunjuk. Pembangunan piramid di mesir sudah dikabarkan dalam kitab umat islam yaitu Al Qur’an. 
Sebelum merujuk pada Al Qur’an kita akan membahas terlebih dahulu dari segi ilmiah, karena para skeptis Al Qur’an lebih bisa menerima ini. Sekian lama para saintis dibuat bingung tentang bagaimana sebuah Piramid dibangun. Beragam teoripun dikemukakan mengenai hal ini. Wajar saja, jika dipikir teknologi apa yang mereka gunakan untuk mengangkat batuan – batuan besar yang beratnya ribuan kilogram ke atas piramid. Apakah sudah ada teknologi yang memungkinkan hal tersebut pada waktu itu? Tentu saja belum. 

Pada waktu itu belum ada teknologi yang memungkinkan mereka mengangkat batu dengan berat ribuan kilogram sampai puncak piramid. Namun lain halnya jika mereka tidak mengangkatnya melainkan membuatnya. Bagaimana jika mereka tidak mengangkat batu tapi membuatnya saat berada di atas? Namun jika demikian, bagaimana cara membuatnya? Sekarang kita simak hasil penelitian mengenai hal ini
Harian Amerika Times edisi 1/12/2006 menerbitkan sebuah berita yang mengkonfirmasi bahwa fir’aun menggunakan tanah liat dalam pembangunan piramid di mesir. Dalam kajian tersebut disebutkan bahwa batu yang dignakan dalam pembuatan piramid berasal dari tanah liat yang dipanaskan sehingga membentuk seperti batuan yang keras dan susah dibedakan antara batuan alam dan buatan. Baca juga: 

Pada piramid giza yang merupakan piramid terbesar di mesir ditemukan fakta bahwa mereka (bangsa mesir kuno) menggunakan dua jenis batuan yang pertama batuan alam sebagai pondasi dan batuan buatan sebagai pembentuk atas. Penjelasan mengenai batuan buatan ini memang lebih masuk akal melihat fakta bahwa fir’aun adalah seorang yang ahli di bidang kimia. Lihat saja mumi yang bisa bertahan ribuan tahun tanpa membusuk. Baca juga: 

Tentu saja batuan buatan ini bukanlah sebuah dugaan belaka karena hal ini juga dibuktikan melalui penelitian oleh para ilmuan. Memang secara kasat mata sangat sulit untuk membedakan mana batuan alam asli dan buatan. Namun apabila diamati melalui mikroskop elektron hasilnya akan berbeda. Seperti yang dilakukan oleh Profesor Davidovits, beliau telah mengambil sampel batu penyusun terbesar piramid dan mengamatinya dengan mikroskop elektron. Hasilnya adalah Profesor Davidovits menegaskan bahwa batu tersebut terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, para ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dengan batu buatan manusia. Baca juga: 

Campuran lumpur kapur dan material lauin dengan komposisi yang sudah diatur dipanaskan dengan air garam. Proses ini akan menghasilkan terbentuknya campuran tanah liat yang kemudian dituangkan ke dalam wadah yang sudah disediakan pada dinding Piramid. Banyak pula para peneliti yang menyatakan hal serupa dan meyakini bahwa batuan piramid terbuat dari tanah liat diantaranya adalah Guy Demortier dari Belgia, ada pula beberapa ilmuan prancis.

Pada akhirnya misteri dibalik cara pembangunan Piramid pun terpecahkan oleh para ilmuan dan peneliti setelah bertahun-tahun lamanya melakukan riset yang mendalam. Akan tetapi, fakta bahwa tanah liat sebagai materialpembentuk piramid ternyata sudah terlebih dahulu dikabarkan dalam Al Qur’an 1400 tahun yang lalu.

وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرِي فَأَوْقِدْ لِي يَا هَامَانُ عَلَى الطِّينِ فَاجْعَلْ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَطَّلِعُ إِلَى إِلَهِ مُوسَى وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ مِنَ الْكَاذِبِينَ

“Dan berkata Fir’aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia dari orang-orang pendusta.” (QS. Al-Qashash' 28:38)

Seperti yang kita ketahui bahwa Nabi Muhammad S.A.W tidak pernah pergi ke mesir atau bahkan mendengar tentang piramid di mesir. Ayat di atas telah sangat menjelaskan fakta bahwa piramid di mesir menggunakan tanah liat yang dipanaskan sebagai pembentuknya. Semakin jelaslah bahwa Al qur’an adalah keajaiban terbesar yang dimiliki umat islam. Lebih dari itu Al Qur’an adalah bukti nyata kenabian nabi muhammad S.A.W dan petunjuk tanpa keraguan yang diberikan tuhan demi keselamatan umat manusia.Di dalam Al Qur'an terdapat banyak sekali kabar yang diberikan tuhan untuk kita ambil hikmahnya.

Senin, 10 Februari 2014

Manfaat Mandi Pagi Hari Dengan Air Dingin



Ulasan kali ini akan membahas tentang manfaat mandi air dingin untuk kesehatan tubuh kita. Ada banyak manfaat mandi air dingin yang bisa membuat kita sedikit terkejut apabila kita menyadari dan mengetahui lebih mendalam kegiatan mandi air dingin yang setiap hari kita lalukan. 

Tapi banyak orang yang lebih menikmati mandi air panas dipagi hari atau disore hari menjelang aktifitas dan setelah aktifitas selesai semuanya. Setelah mengetahui manfaat mandi air dingin diharapkan agar kita bisa menerapkannya terus setiap kali mandi. Bagi mereka yang gemar mandi air hangat bisa saja berubah pikiran dan memulai kembali untuk mandi air dingin setelah benar-benar faham akan berbagai manfaat mandi air dingin.


Bangun tidur di pagi hari terasa sangat berat buat kita apalagi harus langsung mandi air dingin selama 5-10 menit terlebih-lebih mandinya pada saat sedang musim kemarau, lengkap sudah rasa malas untuk mandi air dingin. Semoga saja setelah kita mengetahui banyak manfaat mandi air dingin ini bisa menjadi motivasi besar bagi kita agar bisa dengan mudah untuk bangun pagi hari dan langsung mandi air dingin di rumah karena bagaimanapun juga mandi air dingin adalah salah satu bagian dari gaya hidup sehat.


Berikut manfaat mandi pagi hari dengan air dingin bagi kesehatan tubuh kita, diantaranya:

 
Memompa sistem peredaran darah
Akibat yang dihasilkan saat air dingin menyentuh permukaan kulit kita bisa membuat pembuluh darah di permukaan kulit bereaksi lalu mendorong aliran darah ke bagian-bagian tubuh dalam termasuk meningkatkan sirkulasi darah ke bagian vital. Kemudian aliran darah ini membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh serta kinerja jantung menjadi lebih efektif dan efisien. Hal ini bisa juga bermanfaat untuk membuat kulit menjadi sehat. Inilah manfaat mandi air dingin yang pertama.


Menyehatkan Rambut dan Kulit
Rambut dan kulit akan kering apabila kita mandi dengan air panas karena ketika air panas menyentuh kulit akan mengupas lapisan sebum pada kulit. Perlu kita tahu bahwa lapisan sebum ini berfungsi melindungi kulit dari kekeringan saat mandi yang disekresikan (dikeluarkan) oleh kelenjar pada kulit kita. Kulit kepala yang kering dan rambut rapuh serta ketombe bisa muncul apabila kita sering mandi air panas.

Hal ini juga bisa membuat pori-pori pada kulit terbuka dan besar kemungkinan karena kotoran dan debu di udara bisa membuat pori-pori menjadi tersumbat dan akhirnya timbullah jerawat. Semua akibat ini bisa dihindari oleh kebiasaan baik mandi air dingin.


MeningkatkanKesuburan Pria
Manfaat mandi air dingin yang ketiga adalah bisa meningkatkan kesuburan pada pria karena seperti kita tahu bahwa testis adalah tempat diproduksinya sperma pada pria yang tidak tahan dengan suhu tubuh panas. Apabila kita membiasakan mandi air panas maka secara perlahan-lahan jumlah sperma dan tingkat keaktifan sperma akan terus menurun. Jadi hal ini akan mempengaruhi kesuburan seorang pria. 

Jika anda seorang pria yang memiliki masalah pada jumlah sperma alangkah baiknya anda membiasakan diri untuk mandi air dingin. Hal inilah yang menjadikan manfaat mandi air dingin sangat penting bagi kesuburan seorang pria.

Hal di atas adalah semua manfaat mandi air dingin yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita. Semoga saja kita tetap berusaha untuk selalu mandi dengan air dingin setelah kita tahu manfaatnya yang cukup besar bagi kita apalagi bagi anda para pria yang ingin tetap menjaga kesuburannya. 
Tapi ada kondisi mandi air dingin ini bisa berakibat negative bagi orang-orang yang sedang sakit karena penyakit tertentu dan untuk hal ini kita bisa menghindari mandi air dingin untuk sementara waktu. Namun apabila tubuh kita sehat dan bugar alangkah baiknya jika kita tetap terus berusaha untuk mandi air dingin karena manfaat mandi air dingin bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Kamis, 15 Agustus 2013

ciri ciri orang alay menurut banyak pendapat

nih kawan aku ter inspirasi dari sodara aku sendiri yang orangnya alay 

Sebenarnya bagaimana sih ciri-ciri orang Alay , lebay ??
Kehadiran orang-orang seperti ini dulunya berkembang biak di situs-situs sosial seperti Friendster dan sekarang terbawa-bawa ke facebook. Padahal kebanyakan di alam luar mereka itu tidak seperti itu.
Posting ini saya copy-paste dari blog" yang ada. Dengan beberapa bagian yang saya edit. Orang lebay & alay ini terdiri dari beberapa kategori.

kategori yang pertama, bahasa plat nomor.
bahasa plat nomor adalah, cara menulis seseorang yang dicampur-campur dengan angka.. Ha ha ha, misalnya: huruf A diganti jadi angka 4, huruf G jadi angka 6 / 9, dan I jadi 1 dst.
oke lah kalau hanya huruf G yang diubah, tapi kalau tulisnya seperti ini "h41 km L491 4p4 ?" atau " h41 L3h kn4L4N 9x ?" kan ga' banget bacanya ha ha ha.

kategori yang kedua, kerajinan ngetik
kenapa saya bilang kerajinan ngetik? soalnya yang pakai bahasa ini, orang-orang yang nulisnya besar kecil, misalnya huruf pertama besar,kedua kecil,ketiga besar dst.
oke lah kalo yang besar cuma beberapa huruf saja, tapi kalau ngetiknya kaya gini "aDuH hArI iNi Aq BeTe BgT DecH" cape deh....
orang bisa  jungkir balik bacanya... ha ha ha :D



kategori yang ketiga, bahasa sok imutdh gitchu lowch !!!
Hehehe... dari judulnya saja saya sudah LEBAYLATOS banget ngetiknya...
orang-orang yang ngetik seperti ini biasanya nulisnya seperti ini nih "aDucH, mLst BgdH deH acH" ato "akuwh uga msi dlm thap nabung wad bsa mencapai cita" akuwh... yakni KuLiah and bxag hal laen eank pgn bgd akuwh beli.. kya kamera focus dll.. hufftt..
tP utk itu akuwh kudu nabunkk.." . hah ?? uga ?? ukauka ???
ada lagi yang seperti ini "ayyhh, mintaa tiumh doonggss" knapa ga tulis "ay,mnta cium dong" gitu aja kok repot kata Alm Gusdur.

kategori yang keempat bahasa kelebihan huruf
bahasa kelebihan huruf adalah bahasa yang biasa digunakan cewe-cewe ucull gitu yang ngetiknya seperti ini.
"tenggss iiahh uddah ett akkoh"
hahahaha ... bisa kelipat lidah orang bacanya...

kategori yang kelima bahasa x = y
Seperti rumus matematika saja ya, he he he x jadi y contoh!
"bxag xg maw akk crtain ke kmmo"
mungkin orang kepinteran matematika nih... x diganti y, rumus bahasa dari mana tu ???

kategori anyg keenam bahasa mata uang
kenapa saya bilang bahasa mata uang, kerana orang-orang seperti ini pada pakai huruf kaya gini $ untuk S, ¥ untuk y, # untuk H dan @ untuk a,..
Gilaaa.. kurang kerjaan bangetkan orang yang ngetiknya kaya gini,
misalanya nih, "H@! kn@L@n yuKz" kutu kupret kalau saya dapat yang kaya gini nih.. di FB yang seperti ini banyak berkeliaran... harusnya di razia nih ... hahahahaha !!!

Jadi kesimpulannya "LEBAY" or "ALAY" itu adalah...
1. selalu merasa paling tau tentang musik
2. kalau di mall selalu bawa headset buat dengerin lagu lewat handphone (suka pamer ga' jelas & sok asyik gitu deh).
3. sok pengen 'gaul' mau ngikutin tren yang sekarang tapi terlalu LEBAY
4. dimana mana SELALU ada acara yg namanya 'putu putu narziz' (entah itu di sekolah, WC, mobil, kamar, stasiun, angkot,dll)
5. fotonya ga' nahan semua! (dengan gaya di imut imutin,dideketin lampu biar 'terang bnget' ,foto dari atas *biar kelihatan keren kali ya*,dst..pokoknya yang bisa bikin ENEG semua orang)
6. buat cewek tiap hari kerjaannya ngomongin tentang cowooooooooo mulu! (yah pokoknya sok pamer gitu deh-berasa cantik)
7. buat cowok..tiap hari kerjaannya cari musuh mulu sama temen2 cowoknya yg lain *biar dianggep jantan gitu, hehehe emang ayam Jantan, hahahaha...*
8. T U L I S A N
- iya : iiaph , eeaap
- kamu: kamuh, kammo, kamoh, kamuwh, kamyu, qamu, etc
- aku : akyu,aq,akko,akkoh,aquwh,etc
- maaf: mu'uph,muphs,maav,etc
- sorry: cowyie,cory,tory(?),etc
- add : ett,etths,aad,edd,etc
- for : vo,fur(zz),pols,etc
- lagi : agi,agy
- makan: mums,mu'umhs,etc
- lucu : lutchuw,uchul,luthu,etc
- siapa: cppa,cp,ciuppu,siappva,etc
- apa : uppu,apva,aps,etc
- narsis: narciezt,narciest,etc dan masih bnyak lagi!
9. menganggap dirinya eksis di facebook (kalo comments banyak itu berarti anak gaul jadi lomba banyak-banyakin comment) please deh ga' banget gitu loh! emang kenapa coba kalo commentnya banyak? dapet rekor muri ya? ga' penting banget deh..
10. kalo ada org yg cuma view profil kita , kita bilang gini : "hey cuman view nih?" ato "heey jgn cuman view doang,add dong!" kalau memang segitu pentingnya orang nge-ADD buat kita.. kenapa kita tidak nge-ADD dia saja waktu kita mau ngasih testi?
11. nama facebook mengagung -agungkan diri sendiri, seperti : pRinceSs cuTez, sHa luccU, biNtaNG gAntenG,dll... Sok kepedean lu...
12. kata /singkatan selalu diakhiri huruf z/s misalnya nama adalah talitra,dbuat jadi : talz. dsb!!
13. foto di ffacebook bisa nyampe 300 lebih padahal cuma foto DIRINYA SENDIRI
14. diam diam mengidolakan : kangen band, st12,radja, atau bahkan GARNET BAND -_-
15. suka menghina orang lain yang tidak sama sepertinya.

Nah itu semua kategori orang ALAY or LEBAY!
Kamu termasuk atau gimana ???

Ciri-ciri alay or lebay sebagai berikut:
Apabila kamu merasa begitu, rubahlah sikapmu agar kamu tidak di cap alay or lebay !!!

A) Tingkat Paling Rendah
1. nulis kata disingkat, seperti "lagi apa?" gi pha?? atau bosen banget jadi "bsen bgd nh"
2. memakai simbol tambahan "p@ k@bar L0e??" atau "~hha..~ y nh.. lg bosen~"
3. menggunakan huruf Z dibelakang kata "mlz bgtz!" atau "gurunya malezin yh"
4. comment orang dengan minta balasan kaya "repp iah!" / "blz dum" / "reply dsini iiaaa"

B) Tingkat Rendah
1. aboutme panjaaaang banget dengan gambar dari myspace yang ga' jelas.
2. penggantian kata! gue / gw / gua = w, lo / lu = lw / loe. dong = dumzz / dwunhh *lahh 
3. foto serba diediiiiit abis apalagi yang editnya emo emo pake tulisan gothic gitu... kaya saya nihh.. he he he !!!
4. mediabox dipenuhin dengan gambarrrrrr

C) Tingkat Sedang
1. mamerin kebisaan dishotout, misalnya "eh w kan menang track motor lohh.." atau "eh w les nyetir dong.." dan yang lebih oon nya "eh w makin oke dan top ya tiap hari" (halah)
2. rusuhin comment foto misalnya cuma dicomment "cantik deh/ganteng deh" balesnya "emg gw gnteng gtuu... y krna trlahir dh ganteng kli ya?? hha. dan kyanya..........blablabla.. ntah apalah ...
3. nickname digabung sama nama org yang disuka dengan cara gajelas. misalnya (kalo namanya sama maaf ya) "delita saiianks si luthuu.." atau "delita cinta dya" gitulah ya aezzz...
4. bikin album yang isinya artis favorit mereka. contoh "kangen band khuzuz loh!!" apalagi albumnya pake dikunci, yah capedeh!!

D) Tingkat Parah!
1. barang abal yang dipamerin ke teman terus dia ngaku beli di singapore, amrik dsb.. "eh liat nih gue beli gelang dijerman gituloh asli kalo ga salah sih dirupiahin 500 ribu ya." padahal dia beli di pasar kodok aja!! yang 10 ribu 5 hahaha.
2. tulisan gede-kecil. "aLoW kLiAnZ hArUz ADd GwE YaH!!" atau dengan angggka "K4Ng3nZ dWEcChh" NNNNNZZZZZ ... Huhhh ...
3. minta di add di shotout, "j9n lupa ett ghw"
4. gaya dengan bibir monyong, telunjuk nempel bibir, gaya tangan dengan oke dipinggir kepala dan foto dari atas
5. Nge'post bulbo cuma buat kasih tau dia lagi online & minta commentlah...

Semoga ini semua bisa jadi renungan buat kita dan semoga kita bisa mengatur cara kita berkomunikasi yang baik dengan orang lain agar tidak di bilang sombong, alay, lebay atau ini itulah... Kuncinya "Biasa ajalah" ha ha ha ha ... jangan kaya sodaraku nih alay banget daha anaknya nih kalo g percaya lihat ndiri di FBnya 
https://www.facebook.com/fadila.maretta?fref=ts

peraturan lucu dan aneh

nih sobat blogger aku ada informasi baru yang bikin funny dah langsung aja di baca dah
pearaturan aneh dan membingungkan yang ada di dunia ...

 1. ARIZONA :

1. Pemerintah Arizona melarang para pemburu melakukan aktivitas pemburuan onta di Arizona.
2. Dilarang menirukan gaya Pendeta / Pastor setempat.
3. Dilarang mengendarai mobil tanpa sepatu. (berarti tanpa baju boleh dong... wkwkwkw)
4. Dilarang bermain domino di hari Minggu.
5. Dilarang memakai kumis palsu di gereja.
6. Hukuman mati diberlakukan bagi siapapun yang menaburkan garam di atas rel kereta api.
7. Dilarang mengendarai mobil dengan mata tertutup. (hahahaha..kalo ini mah ndak ush di buat peraturan, sapa lagi yg mau kecuali kalo mau bnh diri)


2.ALASKA :

1. Dilarang memfoto beruang yang lagi tidur.
2. Dilarang mengikat anjing peliharaan di atas kap / atap mobil.
3. Dilarang memberi minum bir pada rusa.
4. Dilarang berjalan2 sambil membawa busur dan anak panah.


3. ARKANSAS :

1. Pria diizinkan memukuli istrinya, tapi tidak boleh lebih dari 1 kali sebulan.
2. Dilarang memelihara buaya di dalam bathtub.
3. Pria dan wanita yang ketahuan saling menggoda di tengah jalan, akan dikenakan 30 hari penjara.
4. Dilarang membawa sapi berjalan-jalan di jalan utama setelah lewat jam 1 dini hari di hari Minggu..


4. CALIFORNIA :

1. Binatang peliharaan dilarang dibiarkan berhubungan intim di sekitar lokasi sekolah, taman, dan tempat ibadah.
2. Wanita dilarang mengendarai mobil mengenakan daster.
3. Mobil tanpa pengemudi dilarang ngebut di jalan.
4. Dilarang bersepeda di kolam renang.
5. Dilarang mengenakan sepatu boot koboi, kecuali Anda memelihara sapi minimal 2 ekor.
6. Dilarang memelihara binatang berwarna hijau dan berbau menyengat.
7. Dilarang bermain bowling di trotoar.


5. COLORADO :

1. Dilarang berdebat dengan polisi, kecuali kendaraan Anda dihentikan olehnya.
2. Dilarang mendirikan bangunan di tengah jalan.


6. CONNECTICUT

1. Dilarang mengendarai sepeda dengan kecepatan lebih dari 90 km /jam.
2. Pria dilarang mencium istrinya di hari Minggu.
3. Mobil pemadam kebakaran tidak diizinkan ngebut lebih dari 40 km /jam, walau sedang menuju ke lokasi kebakarang sekalipun.
4. Penata rias / kecantikan dilarang bersiul, berdendang, ataupun bernyanyi saat melayani pelanggan.


7. FLORIDA :

1. Konstitusi Negara menjamin babi2 hamil bebas dari ancaman penjara, untuk tindakan apapun yang mereka lakukan.
2. Denda akan diberikan pada wanita yang tertidur saat rambutnya di-hair dryer, kecuali dia adalah pemilik salon.
3. Dilarang bernyanyi di depan umum sambil mengenakan pakaian renang.
4. Dilarang kentut di tempat umum setelah jam 6 sore.
5. Dilarang memecahkan piring dan gelas lebih dari 3 buah sehari.


8. NEW YORK :

1. Dilarang menyapa orang sambil ngupil.
2. Dilarang mengenakan sandal setelah lewat jam 10 malam.
3. Pria dilarang keluar dengan mengenakan jaket dan celana yang gak matching.
4. Pria dilarang keluar rumah topless (tidak mengenakan baju atasan). Ini adalah hukum tertua di New York karena telah diberlakukan sejak tahun 1900.
5. Dilarang menyeruput sup.
6. Dilarang makan sambil berenang di lautan.


9. WASHINGTON :

1. Dilarang menyusui anak di tempat umum.
2. Dilarang menari dan minum di waktu bersamaan.


THAILAND :

* Dilarang keluar rumah tanpa mengenakan celana dalam. (nah ini ni..kyknya kalo di Thailand tetep byk yg langgar tuh... hohohoho)


PHILIPINA :

Kendaraan bernomor akhir 1 atau 2 tidak diizinkan beroperasi di hari Senin. Sedangkan angka 3 & 4 tidak boleh di hari Selasan, 5 & 6 tidak boleh di hari Rabu, 7 & 8 tidak boleh di hari Kamis, 9 & 0 tidak boleh di hari Jumat. Peraturan ini berlaku sejak pukul 07.00 pagi setiap harinya.


SWISS :

1. Dilarang berkebun di hari minggu. Alasannya : BERISIK!!!
2. Walau warga Swiss dilarang menjual, membeli, menyelundupkan, dan memproduksi minuman beralkohol, tapi mereka dizinkan untuk mengkonsumsinya.


SWEDIA :

* Dilarang mengecat rumah tanpa ijin dari pemerintah dan harus menggunakan cat yang sudah mendapat sertifikat / ijin dari pemerintah.


KOREA SELATAN :

* Para polisi wajib melaporkan jumlah uang suap yang mereka terima dari para pengendara yang mereka tilang.


SINGAPURA :

1. Dilarang menjual Permen karet di Singapura.
2. Dilarang berjalan tanpa busana (bugil).
3. Tidak menyiram setelah buang air di toilet, dapat dikenakan denda.Jika Anda tertangkap basah meludah sebanyak 3X, Anda diwajibkan membersihkan jalan di hari Minggu dengan menenteng tulisan di dada “I am a Litterer” (Saya seorang Peludah)D
4. Dilarang pipis di dalam lift / elevator.


UNITED KINGDOM :

1. Dilarang menjual sayuran di hari minggu (kecuali wortel).
2. Wanita dilarang makan coklat di tempat umum.
3. Mengambil barang yang dibuang, dapat diancam hukuman Pidana Terorisme.


MEKSIKO :

1. Wanita yang bekerja di kantor pemerintahan dilarang mengenakan rok mini atau pakaian yang dapat “memprovokasi” rekan kerjaselama jam kerja.
2. Dilarang memaki di tempat umum.


ITALIA :

1. Pria yang mengenakan rok mini di tempat umum dikenakan hukuman kurungan.
2. Memukul orang dengan kepalan tangan diancam hukum pidana penganiayaan. Tapi menghajar orang dengan meja dan kursi dapat dianggap membela diri.


AUSTRALIA :

1. Anak-anak berusia di atas 18 tahun dilarang membeli rokok, tapi diizinkan merokok.
2. Dilarang mengangkat telepon pada deringan pertama.
3. Hanya Petugas Listrik berizin yang boleh mengganti lampu rumah.
4. Dilarang mengenakan celana Hot Pink di hari minggu.


YUNANI :

* Dilarang mengenakan topi di stadium olahraga, karena dapat mengganggu pandangan orang lain.


CHINA :

* Hanya anak cerdas yang boleh kuliah (dan ini harus bisa dibuktikan dengan ijazah ujian Negara yang diterimanya) .


KANADA :

1. Dilarang mencopot plester luka di tempat umum.
2. Dilarang menyirami tananam di kebun saat sedang hujan.
3. Dilarang pipis di semua tempat di Kanada (kecuali toilet rumah Anda sendiri)...aduh kasihan bgt kalo yg beser ato kebelet boker
4. Dilarang memanjat pohon.


PERANCIS :

1. Dilarang berciuman di kereta bawah tanah.
2. Dilarang menamai babi peliharaan Anda “Napoleon”.


ISRAEL :

1. Dilarang memelihara babi di tanah Israel .. Orang yang melakukannya akan ditembak mati.
2. Dilarang ngupil di hari Sabat (Sabtu / Minggu).
3. Dilarang naik sepeda, kecuali punya izin mengendarai sepeda.

Sabtu, 13 Juli 2013

nama anak yang baik (putri)




ALIF (الألف)

1.  Atiah         : آتِيَة      : yang datang
2.  Azifah       : آزِفَة     : yang mendekat ; nama lain dari hari Kiamat
3.  Asiah                    : آسِيَة                 : nama isteri Fir’aun yang beriman kepada Allah; ahli dalam pengobatan
4.  Aminah                : آمِنَة                 : Nama ibu Rasulullah; yang aman
5.  Abiyyah               : أَبِيَّة                  : yang menolak kehinaan; punya kepribadian yang kokoh
6.  Atsilah                  :  أَثِيْلَة                : yang berakar; mempunyai keturunan yang baik
7.  Ahlam                   :أَحْلاَم                 : jamak dari hulm ; mimpi
8.  Adibah                 :أَدِيْبَة                  : sastrawati
9.  Arja                       : أَرْجَى                : lebih diharapkan
10. Aribah                 :أَرِيْبَة                  : yang berakal; pandai
11. Aridhah               : أَرِيْضَة                : yang bersih, terang ; mengesankan
12. Arij                       :أَرِيْج                  :  bau yang sedap
13. Arikah                 : أَرِيْكَة                : permadani yang dihias
14. Azka                    : أَزْكَى                 : lebih suci, bersih
15. Azaliyyah           : أَزَلِيَّة                 : yang bersifat azaly, dari sejak dulu
16. Asma’                  : أَسْمَاء                : jamak dari ism ; nama
17. Asma                   : أَسْمَى                : lebih mulia, tinggi
18. Asywaq              : أَشْوَاق               : jamak dari syauq ; kerinduan
19. Ashilah               : أَصِيْلَة               : yang asli, orisinil
20. Adhwa’               :  أَضْوَاء              : jamak dari dha-u’ ; cahaya
21. Agharid               : أَغَارِيْد               : jamak dari ughrudah : kicauan burung
22. Afanin                 : أَفَانِيْن                : daun yang lembut; jenis perkataan yang khas
23. Afrah                   : أَفْرَاح                : jamak dari farhah : kegembiraan; pesta
24. Afkar                    : أَفْكَار                : jamak dari fikr : pemikiran
25. Afnan                  :  أَفْنَان                : Cabang pohon
26. Alfiyyah              : أَلْفِيَّة                 : dinisbatkan kepada kata alf : ribuan
27. Althaf                   : أَلْطَاف               : taufik, lembut
28. Amany                : أَمَانِي                : jamak dari umniyah : cita-cita
29. Amjad                  : أَمْجَاد               : Maruwah; kedermawanan; keagungan
30. Amirah                : أَمِيْرَة                 : pemimpin
31. Anisah                : أَنِيْسَة                : yang lembut; jinak
32. Aniqah                : أَنِيْقَة                 : indah menawan
33. Ibtisamah           : اِبْتِسَامَة              : senyuman
34. Ibtihaj                  : اِبْتِهَاج               : keceriaan, kegembiraan
35. Ibtihal                  : اِبْتِهَال               : memohon/berdoa (kepada Allah)
36. Ihtisyam              : اِحْتِشَام              : malu
37. Ihtifa’                   : اِحْتِفَاء               : sambutan penu
38. Ihtima’                 : اِحْتِمَاء               : berlindung, bertahan
39. Ihtiwa’                 : اِحْتِوَاء               : mencakup, mengandung (sesuatu)
40. Irtiqa’                   : اِرْتِقَاء                : meningkat
41. Irtiyah                  : اِرْتِيَاح                : puas, senang
42. Izdihar                 : اِزْدِهَار               : maju, berkembang
43. Istifadah             : اِسْتِفَادَة              : mengambil faedah, memanfaatkan
44. Isytihar                : اِشْتِهَار               : terkenal, masyhur
45. Iftikhar                 :اِفْتِخَار                : bangga
46. Imtitsal                : اِمْتِثَال                : menjalankan perintah
47. Imtidah                : اِمْتِدَاح               : memuji
48. Imtinan                : اِمْتِنَان                : Rasa syukur dan penghargaan; menyebut keutamaan diri
49. Intishar               : اِنْتِصَار               : kemenangan
50. Intima’                 : اِنْتِمَاء                : berafiliasi (kepada)
51. In’am                   : إِنْعَام                 : penganugerahan
52. Inas                      : إِيْنَاس                : penjinakan; melembutkan hati; Yakin
53. Umamah             : أُمَامَة                 : nama anak tiri Rasulullah (anak Ummu Salamah); onta yang berjumlah tiga ratus
54. Umaimah            : أُمَيْمَة                : Diminutif (tashgir) dari kata Umm (ibu)
55. Unsyudah          : أُنْشُوْدَة              : syair yang dilantunkan.

BA’ (الباء )

1. Bahitsah               : بَاحِثَة                : Yang mencari; mengkaji/meneliti
2. Badirah                 : بَادِرَة                 : Yang bersegera
3.  Badiyah               : بَادِيَة                 : yang tampak; perkampungan di pelosok
4.  Bazilah                 : بَاذِلَة                 : yang membanting tulang, berupaya keras
5.  Barrah                  : بَارَّة                   : yang berbakti (kepada kedua orangtuanya, dll); yang berbuat baik
6.  Bari’ah                 : بَارِعَة                 : yang menonjol, unggul, cemerlang
7.  Bariqah                : بَارِقَة                 : yang berkilau; awan yang berkilat
8.  Bazigha               : بَازِغَة                 : yang muncul
9.  Basilah                 : بَاسِلَة                : yang berani
10.  Basimah            : بَاسِمَة                : yang tersenyum
11. Balighah             : بَالِغَة                 : yang sudah mencapai usia baligh
12. Bahirah               : بَاهِرَة                 : Yang bercahaya
13.  Bahiyah             : بَاهِيَة                 : wajah yang ceria
14.  Bahriyyah         : بَحْرِيَّة                : yang dinisbatkan kepada bahr : laut
15. Badriyyah          : بَدْرِيَّة                : yang dinisbatkan kepada badr : bulan purnama
16. Badi’ah               : بَدِيْعَة                : yang cantik, indah
17. Badilah               : بَدِيْلَة                : pengganti
18. Badinah              : بَدِيْنَة                : yang gemuk
19. Bari`ah                : بَرِيْئَة                 : yang selamat, terbebas dari ikatan, polos tidak berdosa
20. Barokah             : بَرَكَة                 : keberkahan; pertumbuhan; pertambahan
21. Basmah              : بَسْمَة                : senyuman
22. Basyirah             : بَشِيْرَة                : yang menyampaikan kabar gembira
23. Balqis                  : بَلْقِيْس               : nama Ratu negeri Saba’ pada masa Nabi Sulaiman 'alaihissalaam
24. Balighah             : بَلِيْغَة                 : yang fashih, amat sangat mengena
25. Bahjah                : بَهْجَة                : kegembiraan, keceriaan
26. Bahirah               :  بَهِيْرَة                : wanita yang terhormat
27. Bahiyyah            : بَهِيَّة                  : yang cantik; bersinar; berkilau
28. Baydla`               : بَيْضَاء                : yang putih
29. Butsainah          : بُثَيْنَة                 : (diminutif dari Batsnah) ; wanita yang cantik
30. Buraidah            :  بُرَيْدَة               : (diminutif dari bard); dingin ; nama sebuah tempat/propinsi di Arab Saudi


TA’  (التاء)

1.  Tâiqah                  : تَائِقَة                 : yang merindu, sangat menginginkan sesuatu
2.  Tâbi’ah                 : تَابِعَة                 : yang mengikuti
3.  Tâsi’ah                 : تَاسِعَة                : yang kesembilan
4.  Tâliyah                 : تاَلِيَة                  : yang membaca (al-Qur’an); yang berikutnya, yang mengikuti
5.  Tabrîz                   : تَبْرِيْز                 : yang lebih unggul; penampakan
6.  Tahiyyah             : تَحِيَّة                 : ucapan selamat
7.  Tarbiyah              : تَرْبِيَة                 : mendidik, pendidikan
8.  Tarqiyah              : تَرْقِيَة                 : meningkatkan, peningkatan
9.  Tazkiyah              : تَزْكِيَة                 : menyucikan (diri); penyucian (diri); rekomendasi
10. Tasliyah             : تَسْلِيَة                : menghibur, hiburan
11. Taghrîd               : تَغْرِيْد                : kicau burung
12. Taqiyyah            : تَقِيَّة                  : yang taqwa
13. Talîdah               : تَلِيْدَة                 : klasik
14. Tamîmah            : تَمِيْمَة                : penciptaan yang sempurna; perlindungan
15. Tawaddud         : تَوَدُّد                 : cinta kasih
16. Tahâni                : تَهَانِي                : jamak dari kata tahni-ah ; ucapan selamat
17. Taima’                 : تَيْمَاء                 : padang sahara; nama lembah di bagian utara jazirah Arab

TSA’ (الثاء)


1.  Tsâbitah              : ثَابِتَة                  : yang kokoh; teguh hati; lurus
2.  Tsariyyah            : ثَرِيَّة                  : yang kaya
3.  Tsurayya             : ثُرَيَّا                  : kumpulan bintang
4.  Tsuaibah             : ثُوَيْبَة                 : nama wanita penyusu Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam ; diminutif dari tsawâb (pahala)


JÎM (الجيم)

1. Jâizah                    : جَائِزَة                : hadiah, orang yang membolehkan
2. Jasîmah                : جَسِيْمَة              : yang besar badannya, gemuk
3. Jamîlah                 : جَمِيْلَة               : yang cantik
4. Jalîlah                    : جَلِيْلَة                : yang tinggi, mulia, agung
5. Jauharah              : جَوْهَرَة               : mutiara
6. Jahra’                    : جَهْرَاء               : yang bersuara lantang, jelas
7. Jaida’                     : جَيْدَاء               : leher yang jenjang
8. Jinân                     : جِنَان                 : (kata jamak dari jannah) taman, kebun, surga
9. Jumânah              : جُمَانَة                : butir mutiara yang besar
10. Juwairiyyah       : جُوَيْرِيَّة               : nama salah seorang Isteri Rasulullah

AL-HA’  (الحاء)

1. Habibah                : حَبِيْبَة                  : Kekasih; tersayang
2. Hasanah               : حَسَنَة                  : Perkataan atau perbuatan yang baik
3. Hasibah                :حَسِيْبَة                 : Yang memiliki keturunan terpandang
4. Hasna`                  : حَسْنَاء                : Cantik; indah; molek
5. Hakimah               : حَكِيْمَة                : yang bijaksana
6. Halwa                    : حَلْوَى              : manisan
7. Halimah                : حَلِيْمَة                 : Yang sabar, lembut; wanita yang menyusui Nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam
8. Hamdunah           : حَمْدُوْنَة               : Yang memiji; yang bersyukur
9. Hamidah               : حَمِيْدَة                 : Yang tingkah lakunya terpuji
10. Hannan               : حَنَّان                   : Yang banyak mengasihi; kelembutan hati
11. Hanin                  : حَنِيْن               : Yang penuh kasih sayang
12. Hawwa`              : حَوَّاء                   : yang mengandung sesuatu; isteri Nabi Adam
13. Haura`                 : حَوْرَاء                  : Wanita berkulit putih yang memiliki mata yang sangat  hitam
14. Husna                 :  حُسْنَى               : Kesudahan yang menyenangkan
15. Hamnah              : حَمْنَة                  : Kemudahan
16. Hishshah           : حِصَّة                  : Bagian; jenis mutiara
17. Husniyah           :حُسْنِيَّة                 : Yang bersifat baik
18. Hulwah               : حُلْوَة                   : Mata atau mulut yang indah; manis
19. Humaira`            : حُمَيْرَاء                : Diminutif (tashghir) dari kata ‘Hamra`’ (yang kemerah-merahan)
20. Huriyah               : حُوْرِيَّة                  : Bidadari surga; wanita cantik
21. Hazimah             : حَازِمَة                  : Yang memiliki keteguhan hati dan keyakinan diri; bersikap tegas
22. Hafizhah             :حَافِظَة                 : Yang memelihara, menjaga diri  
23. Hamidah             : حَامِدَة                 : Yang bersyukur; yang memuji


AL-KHÂ’ (الخاء)


1. Khatimah              : خَاتِمَة                : Kesudahan atau penghabisan sesuatu
2. Khathirah             : خَاطِرَة               : Pikiran atau rasa yang melintas didalam hati
3. Khalidah               : خَالِدَة                : Abadi
4. Khalidiyah            : خَالِدِيَّة               : Yang menisbatkan kepada ‘khalidah’
5. Khalishah             : خَالِصَة               : Murni, bening
6. Khashibah           : خَصِيْبَة               : Banyak kebaikan; subur
7. Khadhra`              : خَضْرَاء              : Hijau; langit.
8. Khulashah           : خُلاَصَة              : Kesimpulan; ringkasan
9. Khamilah              :  خَمِيْلَة              : Beludru; hutan belukar
10. Khansa               : خَنْسَاء               : Yang memiliki hidung mancung; wanita yang baik
11. Khaulah              : خَوْلَة                 : Rusa betina
12. Khairiyah           : خَيْرِيَّة                : Yang memiliki sifat baik
13. Khizanah            : خِزَانَة                : Harta yang disimpan; lemari


AD-DÂL (الدال)

1. Daliyah                  : دَالِيَة                 : Pohon anggur
2. Danah                   : دَانَة                  : Batu mulia
3. Daniyah                : دَانِيَة                 : Dekat
4. Dalilah                   : دَلِيْلَة                : Bukti; jalan yang terang
5. Dauhah                 : دَوْحَة                : Hujan yang turun terus-menerus dan tidak lebat
6. Daulah                  : دَوْلَة                 : Negara; pemerintahan
7. Daumah                : دَوْمَة                 : Pohon yang lebat; kelangsungan
8. Dayyinah              : دَيِّنَة                 : Taat beragama
9. Diyanah                : دِيَانَة                 : Agama
10. Dimah                 : دِيْمَة                 : Hujan yang turun terus-menerus
11. Durrah                : دُرَّة                   : Mutiara yang besar
12. Durriyah             : دُرِّيَّة                 : Dinisbahkan kepada ‘Durrah’



ADZ-DZÂL (الذال)

1. Dzakirah               : ذَاكِرَة                : Yang berzikir; yang selalu ingat
2. Dzakiyyah            : ذَكِيَّة                 : Cerdas
3. Dzahabiyyah       : ذَهَبِيَّة                : Yang memiliki sifat emas
4. Dzikra                    : ذِكْرَى                : Ingatan; ketenangan
5. Dzihniyyah           : ذِهْنِيَّة                : Menurut akal
6. Dzu`abah              : ذُؤَابَة                : Rambut yang dikepang; jambul

AR-RÂ’ (الراء)

1. Ra`idah                    : رَائِدَة              : Pemandu; penunjuk jalan
2. Rabihah                   : رَابِحَة             : Yang beruntung
3. Rabi`ah                    : رَابِعَة              : Subur; keempat
4. Rabiyah                   : رَابِيَة              : Permukaan tanah yang menonjol
5. Rajihah                    :  رَاجِحَة           : Yang utama; yang diprioritaskan
6. Rajiyah                     : رَاجِيَة             : Yang mengharapkan
7. Rasikhah                 :  رَاسِخَة           : Yang tegar; yang kuat; yang tetap
8. Rasiyah                   : رَاسِيَة             : Yang tegar; yang kuat
9. Rasyidah                 : رَاشِدَة            :  Yang matang pikirannya
10. Radhiyah              :  رَاضِيَة            : Yang rela; yang merasa puas
11. Raghibah              : رَاغِبَة              : Yang menyayangi
12. Raghidah              :          رَاغِدَة    : Yang hidupnya enak
13. Raqiyah                 : رَاقِيَة              : Yang tinggi
14. Raniyah                 : رَانِيَة              : Yang memandang dengan terpesona
15. Rabwah                 : رَبْوَة               : Tanah yang mendaki
16. Rajwa                     : رَجْوَى             : Permohonan
17. Rajiyyah                : رَجِيَّة              : Yang diharapkan
18. Rahimah                :  رَحِيْمَة            : Penyayang; pengasih
19. Rasmiyyah           : رَسْمِيَّة            : Menurut resmi; dinisbatkan kepada ‘rasm’ (tulisan)
20. Rasyidah               : رَشِيْدَة            : Yang dibimbing; diberi petunjuk
21. Rashafah              :  رَصَافَة           : Taman disekitar kota
22. Rashanah             : رَصَانَة             :  Kewibawaan; ketenangan
23. Radhwa                 : رَضْوَى            : Keridhaan; nama bukit yang terletak diantara Madinah Dan Yanbu`
24. Radhiyyah            : رَضِيَّة             : Yang puas
25. Raghdah               : رَغْدَة              : Kehidupan yang damai
26. Raghibah              : رَغِيْبَة              : Anugerah yang banyak; yang disenangi
27. Raghidah              : رَغِيْدَة             : Air susu; buih
28. Rafidah                  : رَفِيْدَة             : Yang diberi pertolongan
29. Rafi`ah                   : رَفِيْعَة             : Yang tinggi
30. Rafiqah                  : رَفِيْقَة             : Istri; pendamping
31. Ramziyyah            : رَمْزِيَّة             : Simbolik
32. Rana                       : رَنَا                : Sesuatu yang indah dan enak dipandang
33. Rawdhah              : رَوْضَة             : Taman yang banyak pepohonannya
34. Raihanah              : رَيْحَانَة            : Wanita yang baik jiwanya
35. Rifqah                    : رِفْقَة              : Perkumpulan; himpunan; nama istri Ishaq atau ibu Yaqub
36. Riqqah                   : رِقَّة                : Kasih sayang; rasa malu; kelembutan
37. Ridah                     : رِيْدَة              : Angin semilir

Az-Zây (الزاي)

1. Zahirah                    : زاهرة              : Cemerlang; Bercahaya
2. Zakiyyah                  : زَكِيَّة               : Yang beruntung
3. Zahra`                       : زَْهْرَاء           : bentuk muannats (gender) dari kata Azhar; wajah yang cemerlang; bulan; julukan Fathimah, putri Rasulullah
4. Zahrah                     : زَهْرَة               : Bunga; keindahan
5. Zahidah                   :   زَهِيْدَة           : Yang utama; yang diprioritaskan
6. Zahiyyah                 : زَهِيَّة               : Yang bersinar; cemerlang
7. Zainab                      : زَيْنَب             : Nama putri dan isteri Rasulullah
8. Zubaidah                 : زُبَيْدَة             : diminutif dari kata Zubdah ; intisari dari sesuatu
9. Zulfa                         : زلفى              : Kedudukan, derajat;dekat;taman
9. Zuhdiyyah               : زُهْدِيَّة             : Dinisbahkan kepada kata Zuhd
10. Zuhrah                   : زُهْرَة               : Putih mengkilat; warna yang bening


As-Sîn (السين   )

1. Sabikah                   :سَبِيْكَة             : Batang emas yang dilebur
2. Sa`danah                 : سَعْدَانَة           : Burung dara; bahagia
3. Sa`diyah                  :سَعْدِيَّة             : Yang menisbatkan kepada kata-kata sa`ad (kebahagiaan)
4. Sa`adah                   :سَعَادَة             : Kebahagiaan; Kesenangan
5. Sa`idah                    :سَعِيْدَة             : Yang berbahagia; yang hidupnya enak
6. Sakinah                   :سَكِيْنَة             : Tenang; berwibawa; lembut
7. Salsabil                    :سَلْسَبِيْل           : Nama mata air di surga; air yang sedap
8. Salma                       : سَلْمَى            : Selamat; sehat; nama pohon
9. Salwa                       : سَلْوَى            : Madu; burung berwarna putih mirip seperti burung layang-layang
10. Samahah               : سَمَاحَة           : Kelapangan dada; kehormatan; kemudahan; gelar bagi seorang mufti
11. Samihah                : سَمِيْحَة           : Yang tolerans; yang mulia
12. Samirah                 : سَمِيْرَة            : Yang Mengobrol di waktu malam
13. Saniyyah               : سَنِيَّة              : Berkedudukan tinggi; yang bersinar
14. Saudah                  : سَوْدَة             : Harta melimpah; nama istri Nabi Muhammad saw
15. Sausan                  : سَوْسَن            : Tumbuhan yang harum baunya dan banyak jenisnya
16. Sulthanah             : سُلْطَانَة           : Pemimpin wanita
17. Sumayyah            : سُمَيَّة             : Berkedudukan tinggi; yang bersinar
18. Suha                       : سُهَا               : Bintang kecil yang cahayanya tersembunyi
19. Suhailah                : سُهَيْلَة            : (Diminutif sahlah) Mudah.
20. Sabiqah                 : سَابِقَة             : Yang terlebih dahulu
21. Satirah                   : سَاتِرَة             : Yang menutupi (seperti aib suaminya)
22. Sajidah                  : سَاجِدَة           : Yang bersujud
23. Sarrah                    : سَارَّة              : nama istri Ibrahim; yang bergembira
24. Salimah                 : سَالِمَة             : Yang terhindar dari cacat; yang sehat
25. Samiyah                : سَامِيَة             : Tinggi; terhormat.
26. Sahirah                  : سَاهِرَة             : Tanah lapang yang mudah dijejaki; tanah lurus dan putih; mata air; bulan; yang berjaga malam

ASY-SYÎN (الشين)

1. Syarifah                   : شَرِيْفَة            : Yang mulia; yang terhormat
2. Syafi`ah                   : شَفِيْعَة            : Perantara; yang memberi syafat
3. Syafiqah                  : شَفِيْقَة            : Yang menaruh belas kasihan; iba hati; yang lemah lembut
4. Syamma`                 : شَمَّاء             : Yang berhidung mancung
5. Syahba`                   : شَهْبَاء             : Pasukan yang bersenjata lengkap
6. Syahla`                     : شَهْلاَء            : Yang memiliki mata kebiru-biruan
7. Syahidah                 :   شَهِيْدَة          : Wanita yang mati syahid
8. Syahirah                  : شَهِيْرَة            : Yang termashur
9. Syaima`                    : شَيْمَاء             : Yang bertahi lalat; putrid halimah Sa`diyah, saudara sesusuan Nabi saw
10. Syukriyyah           : شُكْرِيَّة            : Yang memiliki sifat syukur


ASH-SHÂD (الصاد)


1. Shabirah                  : صَابِرَة             : Yang bersabar
2. Shahibah                 : صَاحِبَة            : Istri; pendamping
3. Shadiqah                 :    صَادِقَة         : Benar; jujur
4. Sha`idah                  : صَاعِدَة           : Yang meninggi; yang mulai menonjol
5. Shalihah                  : صَالِحَة           : Yang memiliki keahlihan; kelayakan atau keutamaan
6. Shabihah                 : صَبِيْحَة           : Wajah yang berseri-seri; waktu pagi hari raya
7. Shadiqah                 : صَدِيْقَة           : Teman; sahabat
8. Sha`dah                   : صَعْدَة            : Sungai yang lurus; tanjakan
9. Shafiyyah                : صَفِيَّة             : Yang bersih; jernih; murni; nama salah seorang istrI Nabi saw
10. Shiddiqah             :صِدِّيْقَة            : Yang banyak kebenarannya


ADL-DLÂD (الضاد)

1. Dhari`ah                      : ضَارِعَة         : Yang kecil mungil; yang masih muda; yang merendahkan diri (arti positif)
2. Dhafiyah                     : ضَافِيَة          : Yang lebat (rambutnya)
3. Dhamrah                    : ضَامِرَة         : Yang halus kulitnya
4. Dhaminah                  : ضَامِنَة         : Yang menjamin; komitmen
5. Dhawiyah                   : ضَاوِيَة         :  Yang bercahaya; kurus
6. Dhahwah                    : ضَحْوَة         : Waktu Dhuha
7. Dhaifah                       : ضَيِّفَة          : Tamu wanita
8. Dhifaf                           : ضِفَاف        : (Jama` dari Dlaffah) Pinggiran sungai; tebing lembah; suatu kelompok

ATH-THÂ` (الطاء)

1. Thalibah                     : طَالِبَة           : Yang menuntut ilmu; yang menyenangi sesuatu
2. Thamihah                   : طَامِحَة         : Yang ambisi untuk mencapai puncak
3. Thahirah                     : طَاهِرَة          : Suci; bersih; mulia; terlindungi dari maksiat dan kehinaan
4. Thahiyah                    : طَاهِيَة          : Tukang masak yang pandai
5. Tharfa`                        : طَرْفَاء          : Yang baik, yang langka
6. Tharifah                      : طَرِيْفَة         : Yang jarang ada; aneh, lucu
7. Thariyyah                   :   طَرِيَّة         : Yang empuk; lunak; lembab
8. Thalawah                   : طَلاَوَة          : Yang baik, ceria
9. Thalihah                     : طَلِيْحَة         : Yang cantik dan mengagumkan
10. Thali`ah                    : طَلِيْعَة          : Pelopor; perintis
11. Thaibah                    : طَيِّبَة           : Negeri yang subur dan tentram.


AZH-ZHÂ` (الظاء)

1. Zhafirah                      : ظَافِرَة          : Yang beruntung; yang menang
2. Zha’inah                     : ظَاعِنَة          : Yang bepergian
3. Zhahirah                     : ظَاهِرَة          : Jelas; unggul; menang
4. Zhabyah                     : ظَبْيَة           : Kijang betina
5. Zharifah                      : ظَرِيْفَة         : Yang lembut dan halus
6. Zhafrah                       : ظَفْرَة           : Kemenangan
7. Zhalilah                       : ظَلِيْلَة          : Taman yang banyak pepohonannya
8. Zhufairah                    : ظُفَيْرَة          : Yang banyak mendapatkan kemenangan

AL-‘AIN (العين)



1. A`idah                          : عائدة          : Yang datang; anugerah; keuntungan; manfaat
2. Abidah                        : عابدة          : Yang taat; yang beribadah; kepada Allah
3. ‘Abirah                        : عَابِرَة           : Pelalu lalang; yang sedih (berlinang air mata)
4. ‘Atikah                         : عَاتِكَة          : Yang jernih; mulia
5. ‘Adilah                         : عَادِلَة          : Yang berbuat adil
6. ‘Arifah                          : عَارِفَة          : Yang mengetahui; anugerah
7. ‘Asilah                         : عَاسِلَة         : Yang mengambil madu dari tempatnya; yang berbuat baik
8. ‘Ashimah                    : عَاصِمَة        : Ibu kota suatu negara; yang menjaga suami dan dirinya dari dosa
9. ‘Athifah                       : عَاطِفَة         : Perasaan; rasa kasih saying
10. ‘Aqila                         : عَاقِلَة          : Yang berakal; pandai
11. ‘Akifah                       : عَاكِفَة          : Yang menetap; beri’tikaf
12. ‘Alimah                      : عَالِمَة          : Pandai; berilmu
13. ‘Amirah                     :  عَامِرَة         : Penghuni; lembah; yang dipenuhi oleh keimanan dan pekerti yang mulia
14. ‘Ahidah                     : عَاهِدَة         : Yang menjaga janji atau urusan
15. ‘Ablah                        : عَبْلَة           : Wanita yang sempuran fisiknya
16. ‘Adzbah                    : عَذْبَة           : Sedab; baik; enak; lezat
17. ‘Adzra`                      : عَذْرَاء          : Perawan; julukan bagi Maryam
18. ‘Azbah                       : عَذْبَة           : Yang manis dan nikmat
18. ‘Azzah                       : عَزَّة            : Anak kijang/rusa
19. ‘Azizah                      : عَزِيْزَة          : mulia; terhormat; kuat
20. ‘Azmah                      : عَزْمَة           : Kekuatan; keinginan
21. ‘Asjad                        : عَسْجَد        : Emas; mutiara
22. ‘Asla`                         : عَسْلاَء         : campuran dengan madu
23. ‘Asyirah                    : عَشِيْرَة         : Kabilah
24. ‘Ashma`                    : عَصْمَاء        : Yang terlindungi; yang terpelihara
25. ‘Athfah                      : عَطْفَة          : Yang penuh welas dan kasih sayang
26. ‘Afifah                        : عَفِيْفَة          : Yang mensucikan diri; yang baik
27. ‘Afra`                          : عَفْرَاء          : Jenis kijang/rusa yang amat putih
28. ‘Aliyyah                     : عَلِيَّة           : Tinggi
29. ‘Alya`                         : عَلْيَاء           : Tempat yang tinggi; puncak gunung; langit; kemuliaan
30. ‘Anbarah                  : عَنْبَرَة           : Minyak wangi;za’faran
31. ‘Awathif                    : عَوَاطِف        : Jamak dari kata ‘Athifah ; yang penyayang; baik akhlaqnya
32. ‘Itrah                          : عِتْرَة           : Kerabat dekat
33. ‘Ithaf                          : عِطَاف         : Pedang; pakaian
34. ‘Iffat                            : عِفَّت          : Yang suci, menjaga diri
35. ‘Inayah                      : عِنَايَة           : Perhatian; pertolongan; tuntunan
36. ‘Urubah                    : عُرُوْبَة          : Yang cantik dan berhijab; Yang tertawa
37. ‘Ulayya                      : عُلَيَّا            : Diminutif dari kata ‘Alya` ; Puncak; langit; kemuliaan

ALGHAIN (الغين)

1. Ghadah                       : غادة           : Wanita yang lembut
2. Ghaziyah                    : غَازِيَة           : Yang mampu menaklukkan hati karena kecantikannya
3. Ghaliyah                     : غَالِيَة           : Mahal harganya; campuran minyak wangi
4. Ghazalah                    : غَزَّالَة          : Saat matahari terbit; kijang; pertama dari sesuatu
5. Ghaniyyah                 : غَنِيَّة            : Yang memiliki harta berlimpah
6. Ghaitsanah                : غَيْثَانَة          : Awan yang menurunkan hujan
7. Ghaina`                       : غَيْنَاء           : Pohon yang dahan-dahannya rimbun
8. Ghaida`                       : غَيْدَاء          : Wanita yang anggun dan lembut
9. Ghurrah                      : غُرَّة            : Awal munculnya bulan sabit; pemuka kaum; wajah
10. Ghulwa`                    : غُلْوَاء          : Yang berlebihan; kematangan masa muda

AL-FÂ` (الفاء)

1. Fa`izah                        : فَائِزَة           : Yang beruntung; yang menang
2. Fa`iqah                        : فَائِقَة           : Yang paling menonjol kecantikannya dan kebaikannya
3. Fatihah                        : فَاتِحَة          : Permulaan sesuatu; surat fatihah
4. Fakhirah                     : فَاخِرَة          : Yang bagus sekali
5. Fadiyah                       : فَادِيَة           : Yang mengorbankan diri untuk orang lain dan menyelematkannya
6. Fari’ah                         : فَارِعَة           : Yang panjang dan tinggi
7. Fadhilah                     : فَاضِلَة         : Yang utama; yang menonjol
20. Falihah                      : فَالِحَة          : Yang sukses meraih apa yang diinginkan
21. Fathiyyah                 : فَتْحِيَّة          : Dari kata Fath ; pangkal kebaikan, kemenangan dan keberuntungan
22. Fatiyyah                   : فَتِيَّة            : Yang muda dan penuh vitalitas
23. Fakhiriyyah             : فَخْرِيَّة         : Yang bersifat kebanggaan
24. Farhah                      : فَرْحَة          : Kesenangan; kegemberiaan
25. Faridah                     : فَرِيْدَة          : Mutiara yang berharga; yang tiada saingannya; sendirian
26. Farizah                      : فَرِيْزَة           : Yang sudah diundi dan diseleksi
27. Fashihah                  : فَصِيْحَة        : Fasih; lancar dan baik bicaranya
28. Fathinah                   : فَطِيْنَة          : Cerdas         
29. Fakihah                    : فَكِيْهَة         : Yang baik jiwanya
30. Fahimah                   : فَهِيْمَة          : Yang banyak paham
31. Fauziyyah                : فَوْزِيَّة          : Yang bersifat keberuntungan
32. Faiha`                        : فَيْحَاء          : Rumah yang luas; julukan bagi kota Damaskus, Bashrah dan Tripoli, Libanon; kuah yang ada rempah-rempahnya
33. Fairuz                        : فَيْرُوْز          : Batu permata yang berwarna biru agak kehijau-hijauan
34. Fidhdhah                 : فِضَّة           : Perak
35. Fikriyyah                  : فِكْرِيَّة          : Yang bersifat pemikiran

AL-QÂF (القاف)

1. Qabilah                       : قَابِلَة           : Dukun beranak
2. Qanitah                       : قَانِتَة           : Wanita yang berdiri lama saat shalat dan berdoa
3. Qani’ah                       : قَانِعَة           : Yang merasa puas; sederhana
4. Qarirah                        : قَرِيْرَة           : Wanita yang lapang hatinya
5. Qathifah                      : قَطِيْفَة          : Nama tumbuhan; Pakain yang dilemparkan seseorang ke arah dirinya sendiri
6. Qamariyyah               : قَمَرِيَّة          : Jenis burung dara yang berkicau
7. Qismiyyah                  : قِسْمِيَّة         : Wajah yang cantik penampilannya
8. Qiladah                       :قِلاَدَة           : Kalung
9. Qudsiyyah                 : قُدْسِيَّة         : Kesucian dan keberkahan
10. Qudwah                    : قُدْوَة           : Panutan; suriteladan

AL-KÂF (الكاف)

1. Katibah                       : كَاتِبَة           : Sekretaris
2. Katimah                      : كَاتِمَة          : Yang menyembunyikan rahasia, pemegang amanah di dalam beramal
3. Kadziyah                    : كَاذِيَة          : Nama jenis bunga yang harum baunya.
4. Kasibah                      : كَاسِبَة         : Yang beruntung.
5. Kazhimah                   : كَاظِمَة         : Dapat menahan diri dari amarah
6. Kafiah                          : كَافِيَة          : Yang mencukupkan sehingga tidak perlu yang lain
5. Kamilah                      : كَامِلَة          : Yang sempurna; yang komplit
6. Kahilah                       : كَحْلاَء        : Wanita yang bercelak
7. Karimah                      : كَرِيْمَة         : Yang mulia;anak; saudara perempun
8. Kawakib                     : كَوَاكِب        : Bintang-gemintang
9. Kayyisah                    : كَيِّسَة          : Wanita yang berakal jernih dan cerdik
10. Kinanah                    : كِنَانَة           : Penjagaan; perlindungan
AL-LÂM (اللام)


1. Labibah                      : لَبِيْبَة            : Wanita yang cerdas; pandai
2. Lahzhah                     : لَحْظَة          : Sekilas pandang
3. Lathifah                      : لَطِيْفَة          : Wanita yang lembut; baik
4. Lamya`                        : لَمْيَاء           : Yang keabu-abuan; agak kurus (sedikit daging)
5. Lahfah                         : لَهْفَة           : Kerinduan
6. Lawahizh                    : لَوَاحِظ         : Mata yang awas
7. Laila                             : لَيْلَى           : Malam yang gelap
8. Lu`lu`ah                      : لُؤْلُؤَة           : Mutiara
9. Lubabah                     : لُبَابَة            : Inti sesuatu; pilihan; nama istri Abbas bin Abdul-Muthalib.
10. Lubanah                   : لُبَانَة            : Hajat kebutuhan
11. Lubna                       : لُبْنَى           : Sejenis pohon yang mempunyai air seperti madu dan terkadang dijadikan sebagai wewangian dengan membakarnya; madu
12. Luwazah                  : لُوَزَة            : Pohon yang berbuah dan amat masyhur; buah badam


AL-MÎM (الميم)

1. Ma`munah                  : مَأْمُوْنَة         : Yang dapat dipercayai
2. Matsilah                      : مَاثِلَة           : Yang menyerupai; tampil
2. Majidah                       : مَاجِدَة         : Yang mulia; yang agung; yang baik budinya
3. Mariyah                       : مَارِيَة           : Wanita yang wajahnya berseri-seri; nama salah seorang istri nabi saw berasal dari Mesir Mariyah al-Qibthiyyah
4. Mazinah                      : مَازِنَة           : Yang bercahaya wajahnya
5. Maziyah                      : مَازِيَة           : Awan yang membawa air hujan berseri-seri
7. Mahirah                       : مَاهِرَة          : Pandai
8. Mabrukah                   : مَبْرُوْكَة         : Yang pendapat barakah
9. Mahabbah                  : مَحَبَّة          : Kecintaan; kasih saying yang tulus
10. Mahasin                    : مَحَاسِن        : Keindahan
11. Mahbubah               : مَحْبُوْبَة        : Yang dicintai; yang disayang; terkasih
12. Mahrusah                 :مَحْرُوْسَة        : Yang terlindungi; yang terpelihara; julukan bagi kota Cairo, ibukota Mesir
13. Mahfuzhoh              : مَحْفُوْظَة       : Sesuatu yang dihafal/dijaga dengan penuh perhatian
14. Madihah                   : مَدِيْحَة         : Yang terpuji; Yang banyak memuji
15. Marjanah                  : مَرْجَانَة         : Satu biji mutiara
16. Marjuwwah              : مَرْجُوَّة         : Orang yang diharapkan
17. Marzaqah                 : مَرْزُوْقَة         : Yang memperoleh rizki yang banyak
18. Marwah                     : مَرْوَة           : tumbuhan medis dan beraroma; nama bukit di Mekkah (Yaitu tempat sa’i)
19. Maryam                     : مَرْيَم           : Nama ibu Isa as
20. Mazaya                     : مَزَايَا           : Kelebihan; keunggulan
21. Masarrah                  : مَسَرَّة          : Kegembiraan
22. Musrurah                 : مَسْرُوْرَة        : Yang bergembira
23. Mas`udah                 : مَسْعُوْدَة       : Yang berbahagia
24. Masya`il                    : مَشَاعِل        : Sesuatu yang dinyalakan untuk penerangan;obor
25. Masykurah               : مَشْكُوْرَة       : Yang diterima kasihi
26. Masyhurah              : مَشْهُوْرَة        : Terkenal; termasyhur
27. Mashunah                : مَصُوْنَة         : Yang terjaga
28. Ma’azzah                  : مَعَزَّة           : Tempat yang dimuliakan
29. Ma’zuzah                  : مَعْزُوْزَة         : Yang memiliki kedudukan di kalangan kaumnya
30. Ma’unah                   : مَعُوْنَة          : Yang tidak kikir untuk membantu kaumnya
31. Mafakhir                   : مَفَاخِر         : Sesuatu yang dibangga-banggakan
32. Maqbulah                 : مَقْبُوْلَة         : Yang diterima
33. Maqshudah             : مَقْصُوْدَة       : Yang dituju
34. Makkiyyah               : مَكِّيَّة           : Dinisbahkan kepada kota Mekkah
35. Malihah                     : مَلِيْحَة         : Cantik; indah penampilannya
36. Mamduhah              : مَمْدُوْحَة       : Yang dipuji
37. Manal                        : مَنَال           : Anugerah dan nikmat Allah
38. Manahil                     : مَنَاهِل          : Sumber ilmu dan akhlaq
39. Mantsurah               : مَنْثُوْرَة          : Ucapan yang baik
40. Mansyudah             : مَنْشُوْدَة        : Yang dituntut untuk memenuhi kepentingan manusia; yang diidam-idamkan
41. Manshurah              : مَنْصُوْرَة        : Yang ditolong
42. Mani`ah                     : مَنِيْعَة          : Kuat perkasa
43. Mawaddah               : مَوَدَّة           : Kasih saying; kecintaan
44. Mauhibah                 : مَوْهِبَة          : Anugrah; hadiah; pemberian
45. Mahdiyyah               : مَهْدِيَّة         : Yang mendapat hidayah Allah
46. Mahibah                   : مَهِيْبَة          : Yang disegani; penuh wibawa
47. Mayyasah                : مَيَّاسَة          : Bintang yang berkilau
48. Mayyadah                : مَيَّادَة           : Yang bergoyang-goyang
49. Maitsa`                      : مَيْثَاء           : Pepasir yang ringan dan tanah datar yang baik
50. Maysurah                 : مَيْسُوْرَة         : Yang dimudahkan
51. Maimunah                : مَيْمُوْنَة         : Yang diberi kebaikan; yang diberi taufik
52. Maila                          : مَيْلاَء          : Pohon yang banyak cabangnya; yang condong
53. Miskah                      : مِسْكَة         : Kasturi
54. Misykah                    : مِشْكَاة         : Lentera
55. Mibarrah                   : مِبَرَّة            : Makanan untuk bepergian yang ringan
56. Mu’minah                 : مُؤْمِنَة          : Wanita yang beriman
57. Mu’nisah                  : مُؤْنِسَة         : Wanita yang menghibur
58. Mubinah                   : مُبِيْنَة           : Yang menjelaskan apa yang diinginkannya
59. Mujahidah                : مُجَاهِدَة       : Yang berjihad
60. Muhsinah                 : مُحْسِنَة        : Yang berbuat baik
61. Mukhlishoh             : مُخْلِصَة        : Yang ikhlas
62. Mudrikah                  : مُدْرِكَة          : Yang memiliki pemahaman yang baik
63. Muradah                   : مُرَادَة          : Yang dicintai
64. Murtaja                      : مُرْتَجَى        : Tempat menumpukan cita-cita
65. Muznah                     : مُزْنَة           : Awan yang membawa air
66. Musta’inah               : مُسْتَعِيْنَة       : Yang minta pertolongan Allah
67. Muslimah                 : مُسْلِمَة         : Wanita muslimah
68. Musyirah                  : مُشِيْرَة         : Yang memberikan masukan
69. Mudhi`ah                  : مُضِيْئَة         : Bercahaya; wajah yang berseri-seri
70. Muthi`ah                   : مُطِيْعَة         : Taat; lembut; mudah
71. Mu`adzah                 : مُعَاذَة          : Yang terpelihara; yang terlindungi
72. Mu’inah                     : مُعِيْنَة          : Yang membantu hajat orang
73. Mufidah                    : مُفِيْدَة          : Yang berguna bagi orang lain
74. Multazimah              : مُلْتَزِمَة         : Yang komitmen
75. Mumtazah                : مُمْتَازَة          : Yang unggul dan memiliki  kelebihan; istimewa
76. Muna                         : مُنَى            : Harapan; cita-cita
77. Munibah                   : مُنِيْبَة           : Yang kembali kepada Tuhannya
78. Munirah                    : مُنِيْرَة           : Bercahaya; terang
79. Munifah                    : مُنِيْفَة          : Tinggi; serasi
80. Muhjah                      : مُهْجَة          : Darah jantung dan roh
81. Muwaffaqah            : مُوَفَّقَة          : Yang mendapatkan ilham; mendapat petunjuk/taufiq

AN-NÛN (النون)


1. Na`ilah                         : نَائِلَة           : Yang mendapatkan nugerah apa yang diinginkan –insya Allah-
2. Na`ibah                       : نَائِبَة            : Yang mewakili
4. Natsirah                      : نَاثِرَة            : Yang pandai merangkai prosa
5. Najilah                         : نَاجِلَة          : Yang memiliki keturunan yang terhormat
6. Najihah                       : نَاجِحَة         : Yang sukses
7. Najiyah                        : نَاجِيَة          : Selamat
8. Nadiyah                      : نَادِيَة           : Yang memanggil
9. Nasyidah                    : نَاشِدَة          : Yang mencita-citakan kesempurnaan dan dapat meraih cita-cita
10. Nashi’ah                   : نَاصِعَة         : Yang polos, suci dan terang
11. Nasihah                    : نَاصِحَة        : Wanita penasihat
12. Nazhimah                 : نَاظِمَة          : Ahli membuat syair; kumpulan mutiara
13. Na`imah                    : نَاعِمَة          : Yang halus, lembut
14. Nafi`ah                      : نَافِعَة           : Yang  memberi manfaat kepada orang lain
15. Namiah                     : نَامِيَة           : Yang sempurna tubuh, akal dan akhlaqnya
16. Nahidhah                 : نَاهِضَة         : Yang bangkit dengan tekad bulat
17. Nahilah                     : نَاهِلَة           : Yang menyumbangkan ilmu dan adab
18. Nabilah                     : نَبِيْلَة           : Mulia; terhormat; pandai
19. Nabihah                    : نَبِيْهَة           : Yang cerdas dan unggul
20. Najdah                      : نَجْدَة          : Cepat menolong
21. Najla`                         : نَجْلاَء         : Yang memiliki mata yang hitam, indah dan lebar
22. Najmah                     : نَجْمَة          : Bintang; kata-kata
23. Najwa                        : نَجْوَى         : Pembicaraan antara dua orang; bisikan
24. Najibah                     : نَجِيْبَة          : Yang cerdas, berakal lagi cerdik
25. Nakhwah                  : نَخْوَة           : Harga diri; maruwah
26. Nadidah                    : نَدِيْدَة          : Yang semisal, sepadan; yang sama
27. Narjis                         : نَرْجِس         : Tumbuhan yang enak aromanya
28. Nazihah                    : نَزِيْهَة          : Yang jauh dari hal-hal yang buruk
29. Nasibah                    : نَسِيْبَة          : Yang nasabnya terhormat
30. Nasywah                  : نَشْوَة           : Kebahagiaan dan kegembiraan
31. Nasyithah                : نَشِيْطَة         : Yang gesit dan enerjik
32. Nasyamah               : نَشَامَة          : Yang kuat, suci dan punya kepribadian kokoh
33. Nadhirah                  : نَضِرَة           : Yang penuh vitalitas dan menawan
34. Nazhirah                   : نَظِيْرَة          : Yang setara, sepadan; menjadi pusat perhatian
35. Na’amah                   : نَعَامَة          : Nama burung yang terkenal
36. Nafhah                      : نَفْحَة          : Aroma yang melegakan hati
37. Nafisah                     : نَفِيْسَة          : Yang amat berharga; berkedudukan tinggi
38. Naqiyyah                  : نَقِيَّة            : Yang bersih
39. Nawal                        : نَوَال           : Bagian; pemberian
40. Nawwarah               : نَوَّارَة           : Yang amat bercahaya
41. Nibras                       : نِبْرَاس         : Lentera yang bercahaya
42. Nirdin                        : نِرْدِيْن          : Tumbuhan yang enak aromanya
43. Nisrin                        : نِسْرِيْن         : Bunga ros putih semerbak dan amat menyengat
44. Nismah                     : نِسْمَة          : Angin semilir
45. Ni’mah                      : نِعْمَة           : Nikmat; karunia
46. Nuzhah                     : نُزْهَة           : Rileks; tamasya
47. Nuwairah                 : نُوَيْرَة           : Api kecil yang bercahaya dan membakar
48. Nufah (Nova)           : نُوْفَة           : Yang sempurna tinggi dan kecantikannya
49. Nuha                         : نُهَى           : Akal

AL-HÂ` (الهاء)

1. Hasyimah                   : هَاشِمَة         : Yang pintar membuat susu
2. Hasyimiyyah             : هَاشِمِيَّة        : Dinisbahkan kepada Bani Hasyim
3. Hajar                            : هَاجَر          : Waktu tengah hari tepat saat udara panas
4. Halah                           : هَالَة            : Lingkaran cahaya
5. Hazar                           : هَزَار           : sejenis burung yang merdu suaranya
6. Hallabah                     : هَلاَّبَة          : Angin dingin disertai hujan
7. Halilah                         : هَلِيْلَة          : Tanah yang terkena hujan
8. Hamsa`                       : هَمْسَاء         : Yang membisikkan
9. Hamsah                      : هَمْسَة         : Bisikan
9. Hana`                           : هَنَاء            : Kegembiraan; kebahagiaan
10. Hanadi                      : هَنَادِي         : Dinisbahkan kepada India
11. Haniyyah                  : هَنِيَّة            : Yang senang dan gembira
12. Hawadah                  : هَوَادَة          : Kelembutan, ketenangan
13. Haya                          : هَيَا             : Yang bagus gerakan dan penampilannya
14. Hayaf                         : هَيَاف          : Yang sangat haus
15. Haibah                      : هَيْبَة            : Kewibawaan
16. Haifa`                         : هَيْفَاء          : Yang ramping pinggangnya
17. Hibah                        : هِبَة            : Pemberian; anugerah
18. Hidayah                    : هِدَايَة          : Hadiyah; petunjuk
19. Hilalah                       : هِلاَلَة          : Bulan penuh
20. Himmah                    : هِمَة            : Kemauan
21. Hindun                      : هِنْد            : Nama isteri Abu Sufyan; segerombolan onta
22. Hila                            : هِيْلاَ           : Pasir
23. Hubairah                  : هُبَيْرَة          : Binatang buas sejenis anjing hutan
24. Huda                         : هُدَى          : Pentunjuk; menunjukkan dengan kelembutan
25. Huwaidah                : هُوَيْدَة          : Yang menyatukan dan tidak mencerai-beraikan dengan cara lembut


AL-WÂW (الواو)

1. Wa`ilah                        : وَائِلَة           : Yang kembali kepada Allah
2. Watsiqah                    : وَاثِقَة           : Yang memiliki kepercayaan pada dirinya sendiri
3. Wajidah                       : وَاجِدَة         : Yang merasa cukup dengan dirinya dan tidak terlalu memerlukan bantuan orang
4. Wahah                         : وَاحَة           : Tanah subur terletak di gerun pasir
5. Wadi’ah                       : وَادِعَة          : Yang tenang dan mantap
6. Warifah                       : وَارِفَة           : Yang panjang
7. Washilah                    : وَاصِلَة         : Yang menyambut hubungan dengan sanak kerabatnya
8. Wadlihah                    : وَاضِحَة        : Yang jelas; yang istiqamah
9. Wa’izhah                     : وَاعِظَة         : Wanita yang memberikan wejangan, nasehat
10. Wafirah                     : وَافِرَة           : Yang sempurna, banyak baiknya dan merata manfa’atnya
11. Wajnah                     : وَجْنَة           : Yang diatas kedua pipi
12. Wajizah                     : وَجِيْزَة          : Yang bicaranya ringkas
13. Wajihah                    : وَجِيْهَة         : Yang memiliki urusan dan kehormatan
14. Wahidah                   : وَحِيْدَة         : Yang satu-satunya; sendirian
15. Wada’                        : وَدَاع           : Ketenangan; perpisahan
16. Wardah                     : وَرْدَة           : Bunga ros
17. Wazirah                    : وَزِيْرَة           : Menteri wanita
18. Wasma`                    : وَسْمَاء         : Bekas keindahan dan kecantikan
19. Wasithah                  : وَسِيْطَة         : Wanita Perantara; Yang menjadi pemutus perkara/wasit
20. Wasimah                  : وَسِيْمَة         : Wajah yang cantik
21. Washifah                  : وَصِيْفَة         : Pendamping ratu; dayang
22. Wadli`ah                   : وَضِيْئَة         : Yang cantik sekali
23. Wathfa`                     : وَطْفَاء          : Yang bulu alisnya lebat
24. Wafa`                         : وَفَاء            : Ketulusan; Kesetiaan
25. Wafidah                    : وَفِيْدَة          : Yang datang
26. Wafiqah                    : وَفِيْقَة          : Yang mendapatkan taufiq
27.  Wafiyyah                 : وَفِيَّة            : Yang setia
28. Wala`                         : وَلاَء            : Loyalitas
29. Walladah                  : وَلاَّدَة          : Yang banyak anak
30. Waliyyah                  : وَلِيَّة            : Wali (wanita); penanggung jawab (wn)
31. Widad                        : وِدَاد           : Yang mencintai orang-orang di sekitarnya
32. Wisyah                      : وِشَاح          : Sulaman dari mutiara
33. Wifaq                         : وِفَاق           : Yang sesuai dengan dikehendaki
34. Wihad                        : وِهَاد           : Dataran rendah

AL-YÂ` (الياء)

1. Yasminah                   :يَاسَمِيْنَة         : Bunga yasmin
2. Yafi`ah                         : يَافِعَة           : Yang menginjak baligh
3. Yaqutah                      : يَاقُوْتَة          : Salah satu jenis batu mulia; yaqut
4. Yani’ah                        : يَانِعَة           : Buah sudah boleh dipetik
5. Yasra`                          : يَسْرَاء          : Wanita kidal
6. Yaqzhanah                : يَقْظَانَة         : Yang tanggap/sigap; jaga
7. Yamamah                   : يَمَامَة          : Sejenis burung dara
7. Yamaniyyah              : يَمَانِيَّة          : Yang bersifat keberkahan
8. Yusra                           : يُسْرَى          : Yang paling mudah
5. Yusriyyah                   :يُسْرِيَّة           : Yang bersifat mudah
6. Yumna                        : يُمْنَى           : Tangan kanan